PENYEBAB DAN CARA PENANGGULANGAN PERTUMBUHAN RAMBUT ATAU BULU YANG BERLEBIH

HIRSUTISME DAN HIPERTRIKOSIS ( PERTUMBUHAN RAMBUT YANG BERLEBIH)
    





PENDAHULUAN

Istiiah hirsutisme terbatas pada pola pertumbuhan rambut berlebih yang androgen-dependent, sedangkan istilah hipertrikosis dipakai pada pola pertumbuhan rambut berlebih yang non-androgen-dependent.


Batasan hirsutisme sering dipakai dalam arti yang sama dengan hipertrikosis karena sulit dibedakan, apakah semata-mata hanya kelainan kosmetis atau merupakan gambaran penyakit sistemik
yang mendasarinya. Evaluasi klinis penting untuk menetapkan apakah penderita memerlukan pengobatan atau suatu tindakan.


Hirsutisme dan hipertrikosis sebagian besar ditentukan secara genetik. Ras Mangoloid cenderung mempunyai rambut kepala yang kasar, serta mempunyai sedikit rambut badan, janggut, aksila, serta rambut pubis yang kasar dengan kecepatan pertumbuhan rambut tidak secepat pada ras Kaukasoid. Sedangkan rambut pada ras Kaukasoid lebih halus dibandingkan ras Mongoloid. Jumlah rambut dan pola distribusinya ditentukan juga secara genetik.


Setty menemukan bahwa jumlah rambutpada tungkai bawah dan atas adalah tiga kali lebih banyak pada orang kulit hitam dibandingkan kulit putih. Peneliti lain mengatakan bahwa
rambut dada laki-laki yang lebat lebih banyak pada ras Mediteran daripada ras Oriental.


KLASIFIKASI


Pembagian hirsutisme, terdiri dari : 
      1. Hirsutisme idiopatik
      2. Hirsutisme endokrinopati(akibat dari fungsi hormon), dibagi lagi menjadi :
               2.1. Berasal dari kelenjar adrenal,di bagi menjadi 
                          2.1.1. Hiperplasi kelenjar adrenal kongenital
                          2.1.2. Sindrom adrenogenital pada dewasa
                          2.1.3. Adenoma/karsinoma kelenjar adrenal

               2.2. Berasal dari ovarium
                          2.2.1. Sindrom Stein–Leventhal
                          2.2.2. Tumor ovarium lainnya
               2.3. Berasal dari kelenjar hipofisa 
                          2.3.1. Adenoma hipofisa
                          2.3.2. Sindrom Cushing
                          2.3.3. Akromegali
               2.4. Berasal dari kelanjar tiroid.
     3. Hirsutisme karena obat.
     4. Hirsutisme sekunder.


Pembagian hipertrikosis, terdiri dari :
     1. Hipertrikosis kongenital
                1.1. Hipertrikosis lanuginosa kongenital
                1.2. Hipertrikosis sirkumskripta kongenital
     2. Hipertrikosis didapat
                2.1. Hipertrikosis lanuginosa didapat
                2.2. Hipertrikosis sirkumskripta didapat
     3. Hipertrikosis simtomatik
                3.1. Kelainan herediter
                3.2. Gangguan pada kelenjar endokrin
                3.3. Sindrom teratogenik
                3.4. Keadaan lain-lain
     4. Hipertrikosis universalis
     5. Hipertrikosis iatrogenik
     6. Keratosis traumatk dan hipertrikosis








HIRSUTIME


             Hirsutisme adalah pertumbuhan rambut terminal yang berlebih, bersifat androgen-dependent, pada perempuan dengan pola distribusi seperti pada laki-laki dewasa. 
Tampak pertumbuhan rambut dengan pola distribusi maskulin yaitu di atas bibir dan depan telinga. Dapat timbul pada semua usia, meningkat pada usia pertengahan. Selama kehamilan bisa terjadi hirsutisme, dan bertambah berat pada kehamilan berikutnya.

             Kadar hormon androgen bebas atau yang terikat berhubungan dengan efek biologis, sedangkan protein pengikatnya sangat berperan. Hampir 75-80% hormon androgen mempunyai gugus 17β—0H diikat dalam serum oleh sex-hormon binding globulin (SHBG). Hormon androgen yang terikat pada albumin 15-20%,dan hanya 1-3% dalam bentuk bebas. Kadar hormon testosteron
dan SHBG diperiksa tiap 6-12 bulan, pada hirsutisme sebagai evaluasi klinis.
             Menurut Karp dan Herrman (1973) penderita yang mengeluh gangguan menstruasi dapat menderita hirsutisme setelah pubertas.
Penelitian terhadap 47 perempuan penderita hirsutisme dengan menstruasi tidak teratur, ternyata 60% mengalami peningkatan kadar testosteron claim plasma.





Hirsutisme idiopatik


         Pertumbuhan rambut berlebih yang bukan disebabkan peningkatan sekresi hormon androgen ataupun gangguan metabolik lainnya. Ditandai dengan riwayat keluarga yang mempunyai
distribusi rambut serupa, riwayat menstruasi yang biasanya normal, umumnya tidak terdapat tanda virilisasi, bersifat generalisata, sekresi keringat dan sebum meningkat, tidak ditemukan tumor pelvis.
         Dalam menentukan penyakit ini, penyakit lain yang mendasarinya harus disingkirkan. Diduga penderita mempunyai folikel rambut yang hipersensitif terhadap kadar hormon androgen plasma yang normal. Bila ukuran klitoris cukup besar, ataupun terjadi peningkatan kadar hormon testosteron dalam plasma, mungkin ada penyakit sistemik yang mendasarinya.






Hirsutisme endokrinopati
         Ditandai dengan keadaan maskulinisasi disertai kadar 17-ketosteroid dalam urin yang meningkat. Pertumbuhan rambut berlebih pada perempuan, sekitar 80% disertai kadar hormon
androgen dalam serum yang meningkat.


Penyebabnya adalah beberapa kelainan kelenjar, yaitu :


1. Kelenjar adrenal
     1.1. Hiperplasi kelenjar adrenal kongenital
            Diturunkan secara resesif autosomal dan terdapat pada sekitar 10% penderita hirsutisme.     
            Bila masa awitan terjadi dalam uterus; saat lahir bayi dapat mempunyai kedua jenis
            kelamin. Bila awitannya pada masa kanak-kanak, ditandai dengan virilisasi dan 
            pertumbuhan prekok.
     1.2. Sindrom genitoadrenal pada dewasa.
            Mempunyai masa awitan setelah dewasa(4).
     1.3. AdenomaJkarsinoma kelenjar adrenal
           Terdapat tanda virilisasi dan peningkatan kadar 17 ketostemid dalam urin yang tidak dapat 
           diobati dengan pemberian obat.


2. Ovarium
    Jaringan testis yang tumbuh tidak pada tempatnya, yaitu pada ovarium dapat menyebabkan      
    hirsutisme. Secara fenotip perempuan dengan genital hermaprodit, disertai kelainan kromosom.
        2.1. Sindrom Stein- Leventhal

    Terdapat pembesaran ovarium bilateral. Produksi hormol androgen dari ovarium dan kadar 
    hormon testosteron dalan plasma meningkat, bila disertai peningkatan kadar 17 ketosteroit dalam 
    urin.  Bersifat familial dan pada beberapa kasus sulit dipisahkan dengan kelainan kelenjar 
    adrenal. Pada sekitar 20% pendenta mempunyai tanda virilisasi.
        2.2. Tumor ovarium lainnya yang memproduksi hormon androgen, yaitu : 
                  — tumor sel Leydig
                  — tumor sel teka
                  — tumor sel hilar
                  — arenoblastoma
                  — kisadenoma ovarium
                  — tumor Krukenberg.
               Mempunyai tanda maskulinisasi lebih ringan.


3. Kelenjar hipofisa
              3.1. Adenoma hipofisa
              3.2. Sindrom Cushing
              3.3. Akromegali


4. Kelenjar tiroid
    Hirsutisme pada penderita hipotiroid dewasa muda pernah dilaporkan oleh Perloff, menghilang 
    setelah 8 bulan pengobatan dengan hormon tiroid.




Hirsutisme karena obat 
          Bermacam-macam pil KB mengandung hormon estrogen kadar rendah, dan progesteron kadar tinggi, bila menyebabkan hirsutisme dengan atau tanpa virilisasi.
Pernah dilaporkan pengobatan asma dengan inhalasi triamsinolon asetonid pada anak usia 8 tahun mengakibatkan kadar glukokortikoid dalam plasma meningkat, tanda hirsutisme, obesitas serta gangguan pertumbuhan badan.


Hirsutisme sekunder
          Sukar membedakan penyakit ini dengan hirsutisme idiopatik, kecuali bila ada tanda virilisasi.
Ditandai dengan perubahan pola menstruasi, distribusi rambut linea alba dan presternal, akne dan riwayat infertilitas. Terjadi peningkatan kadar hormon androgen, sehingga sekresi hormon testosteron dari ovarium, kelenjar adrenal atau keduanya meningkat. $ila kadar testosteron bebas normal, kemungkinan ada hipersensitivitas organ target. Ternyata dan sekitar 30% penderita dengan tanda klinis cenderung hirsutisme sekunder, tidak ditemukan kadar hormon androgen abnormal dalam plasma.








HIPERTRIKOSIS


Hipertrikosis adalah peningkatan pertumbuhan rambut tubuh berlebih yang non-seksuāl dan non-androgen-dependent, bila kongenital ataupun didapat, dengan distribusi generalisata maupun lokalisata, bisa mengenai laki-laki maupun perempuan.






Hipertrikosis kongenital
           1) Hipertrikosis lanuginosa kongenital
               Diturunkan secara dominan autosomal. Mempunyai masa awitan saat lahir atau permulaan masa kanak-kanak. Mula-mula ditandai dengan rambut yang panjang, tipis dan halus pada muka, dengan alis mata tebal dan bulu mata panjang, serta dapat meluas ke seluruh tubuh, kecuali telapak tangan dan kaki, dengan distribusi bervariasi. Biasanya tidak ada gangguan mental,
namun dapat disertai kelainan gigi dan telinga. Kasus yang pernah dilaporkan disebut dog face atau monkey face. 
Peneliti lain melaporkan penderita yang rambut tubuhnya beberapa kali dicukur pada usia 9 bulan, selanjutnya mengalami kerontokan rambut spontan.


           2) Hipertrikosis sirkumskripta kongenital
               Pertumbuhan rambut berlebih yang panjang dan kasar, dengan distribusi lokal serta berhubungan dengan nevus melanositik kongenital, nevus pigmentosus raksasa, nevus unius lateris,
nevus Becker dan spinal dysraphism. Rambut bisa tumbuh sejak bayi atau pada pubertas maupun
lebih lambat. Rambut yang tumbuh di daerah lumbosakral disebut nevus fauntail.



Hipertrikosis didapat
            1) Hipertrikosis lanuginosa didapat
                Tampak pertumbuhan rambut tipis yang cepat, mula-mula pada muka dan telinga, bisa meluas ke seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan kaki. Sering disertai glositis dan hilangnya
perasaan pada lidah. Umumnya dihubungkan dengan keganasan. Tumor maligna yang pernah dilaporkan, terdapat pada payudara, bronkus,vesika felea, pankreas, kolon, rektum, ovarium, uterus dan vesika urinaria. Hipertrikosis dapat merupakan tanda yang mendahului tumbuhnya tumor secara klinis, merupakan penyakit yang mendasarinya. Pengobatan yang berhasil terhadap keganasan dapat dilihat dari adanya remisi pada hipertrikosis.


            2) Hipertrikosis sirkumskripta didapat
                Terjadi inflamasi kulit akibat berbagai penyebab, disertai pertumbuhan rambut yang panjang dan kasar pada dahi, punggung dan lengan, dengan alis mata tumbuh melebar dan lebat.
Berbagai penyebabnya adalah dermatitis kontak, dermatitis numularis, tromboflebitis, miksedema pretibial, artritis, osteomielitis,induksi oleh pekerjaan atau pada daerah yang sering dimanipulasi, trauma dan bekas plester. Pcrnah dilaporkan hipertrikosis pada bahu kiri penderita laki-laki yang scring membawa kantung berat di bahu kiri.


Hipertrikosis simtomatik
Terjadi peningkatan rambut terminal, distribusi simetris dan bisa meluas. Penelitian terhadap trauma kepala anak dan dewasa, tampak rambut seperti sutra, bisa menghilang dalam beberapa bulan atau tahun.


1) Beberapa kclainan herediter
          1.1. Sindrom Cornelia de Lange
                 Diturunkan secara resesif autosomal, lahir dengari berat badan rendah, serta mengalami kesulitan minum dan bcrnafas.
Penyakit ini ditandai dengan hipertrikosis, kutis marmorata, wajah jccbiruan, hipoplasi organ genital, puting susu dan umbilikus. Juga terdapat gangguan perkembangan otot, retardasi, mental, suara menangis yang karaktenstik. Biasanya penderita meninggal sebelum usia 6 tahun.


           1.2. Sindrom Leprechaunism
                  Bersifat familial, ditandai dengan hipertrikosis pada wajah, terutama sekitar mata dan telinga.
           1.3. Sindrom Hurler
                 Masa awitan penyakit sejak bayi atau permulaan masa kanak-kanak, dengan distribusi pada wajah, ekstremitas dan badan.
           1.4. Epidermolisis bulosa
                  Hipertrikosis terdapat pada wajah dan ekstrimita.
           1.5. Sindrom fibromatosis gingiva dengan hipertrikosis
                  Diturunkan secara dominan autosomal, dengan pembesaran gingiva dan hipertrikosis pada dahi, lengan dan punggung, disertai deformitas kranial, ginekomasti, dan retardasi mental.
           1.6. Porfiria
Hipertrikosis dan hiperpigmentasitampak pada daerah terpajan, terutama dahi, pipi, pelipis dan dagu.
           1.7. Sindrom Winchester
                  Bersifat herediter, ditandai dengan kerusakan sendi, kekeruhan kornea dan tubuh yang kerdil, kulit menebal, hipertrikosis dan hiperpigmentasi.




2) Gangguan pada kelenjar endokrin
           2.1. Hipotiroidism
                  Hipertrikosis tampak padapunggung danekstremitas bagian ekstensor.
           2.2. Hipertiroidism
                  Rambut kasar tampak menutupi plakat miksedema pretibial
           2.3. Sindrom Berardinelli
                 Ditandai dengan hipertrofi otot, lipodistrofi, pembesaran hepar, hiperlipideemia, serta  
                 kulit yang kasar dan hipertrikotik.
           2.4. Kelainan diensefalik
                 Hipertrikosis generalisata tampak pada anak yang sebelumnya menderita trauma kepala.  
                 Bisa terjadi pada remaja.


3) Sindrom teratogenik
    Ditandai dengan retardasi mental dan fisik pada bayi yang dilahirkan dari ibu penderita alkoholisme kronis. Pada kulit tampak hipertrikosis dan terdapat hemangioma kapilaris.


4) Keadaan lain-lain
            4.1. Malnutrisi
Terdapat pada malnutrisi primer ataupun bagian dari gangguan pada usus dan malabsorbsi lainnya, serta infeksi berat. Tampak sebagai hipertrikosis gencralisata pada anak.
            4.2. Anoreksia nervosa
Ditandai dengan pertumbuhan rambut halus berlebihan pada wajah, badan dan lengan
.           4.3. Akrodinia
Hipertrikosis tampak pada ekstremitas, bisa juga pada wajah dan badan.
            4.4. Dcrmatomiositis
Hipertrikosis terdapat pada lengan bawah, tungkai, daerah temporal dan bisa meluas, terutama mengenai anak-anak.



Hipertrikosis universalis
         Kelainan ini diturunkan secaradominan autosomal. Tampak pola rambut normal dengan beberapa bagian lebih tebal dan kasar. Ditemukan terutama pada penduduk daerah Mediteranian
dan Timur Tengah.


Hipertrikosis iatrogenik
         Berbagai jenis obat bisa menginduksi pertumbuhan rambut pada daerah wajah, punggung dan ekstremitas. Tampak rambut dalam bentuk perantara, akan menetap sampaf 6-12 bulan setelah
obat dihentikanm. Obat-obat tersebut antara lain difenilhidantoin,diazoksid, streptomisin, penisilamin, kortikosteroid,psoralen, benoksaprofen, siklosporin A dan minoksidil.


Keratosis traumatik dan hipertrikosis
         Terdapat pada penderita kelainan mental yang mempunyai kebiasaan mencubit lengan bawah, tangan dan jari bila dalam keadaan cemas atau marah. Cubitan yang berulang pada tempat yang sama akan menyebabkan penebalan, hipertrikosis dan hiperpigmentasi kulit, kadang-kadang disertai jaringan parut atrofik, terutama pada tangan.






PENGOBATAN
Pengobatan hirsutisme dan hipertrikosisadalah berdasarkan kelainan kosmetik atau merupakan penyakit sistemik yang mendasarinya.




Medikamentosa
        Bertujuan menekan produksi hormon androgen dari kelenjar adrenal maupun ovarium, atau menghentikan kerja kelenjar adrenal pada folikel rambut, sehingga fase petumbuhan aktif rambut
terminal lebih pendek dan rambut lebih tipis serta kurang berpigmen.
        Respons terhadap obat adalah lambat dan tidak selalu memberi hasil memuaskan. Umumnya dibutuhkan waktu 6-12 bulan untuk menentukan keberhasilan pengobatan,


1) Glukokortikoid
    Tujuannya untuk mengobati penderita hiperplasia kelenjar adrenal.Pemakaiansecara rutin untuk 
     bentuk selain hirsutisme tidak dianjurkan.
2) Pil KB
    Mempunyai efek menekan hormon gonadotriopin, sehingga mengurangi ekskresi hormon 
    androgen dari ovarium. Estrogen akan meningkatkan kadar globulin yang mengikat hormon seks,
    sehingga kadar hormon testosteron bebas dalam serum akan menurun menjadi normal.
3) Antiandrogen
    Obat yang bersifat antiandrogen antara lain simetidin, siproteronasetat, spironolakton dan 
    flutamid.




Operatif
Tindakan pengangkatan tumor yang mensekresi hormon androgen.


Mekanis
Terutama dilakukan untuk mengobati hirsutisme idiopatik dan hipertrikosis. Caranya bervariasi dalam hal frekuensi,, biaya dan kenyamanan.
    1) Cara temporer
                  1.1. Pemudaran rambut (bleaching)
                  1.2. Pencukuran rambut (shaving)
                  1.3. Epilasi (plucking/teezing dan waxinvl
                  1.4. Depilasi
                  1.5. Pemakaian amplas (hair removing gloves).
2) Cara permanen
                  2.1. Elektrolisis atau galvanisasi
                  2.2. Termolisis atau diatermi
                  2.3. Kombinasi elektrolisis dan termolisis
                  2.4. Tindakan bcdah pada tempat yang dikeluhkan
                  2.5. Radiasi.


KESIMPULAN
Keadaan pertumbuhan rambut normal mempunyai rentangan luas, walaupun ada yang belum dapat diterima secara sosial. Seorang dokter hams pandai menetapkan bahwa keadaan yang
dikeluhkan penderita bukanlah suatu keadaan abnormal, meskipun secara kosmetik tidak menyenangkan penderita.







Share On

Technorati LinkedIn StumbleUpon

Ilmu pengetahuan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini..Tidak penting seberapa lambat Anda berjalan, selama Anda tidak berhenti.. Saya hanyalah seorang penulis kampung yang berusaha membagi secuil ilmu buat pembaca..Semoga yang saya sharing di sini bisa bermanfaat. Silahkan masukan email Anda pada kotak di bawah ini untuk mendapatkan update artikel, atau jika ingin bertanya, dapat melalui FB atau twitter saya dibawah ini.. Salam hangat dari MAUMERE, FLORES, NTT.


Your information will not be shared. Ever.
Comments
1 Comments
SLIMING CAPSUL
Suplement pelangsing terbaik. Lulus Standard GMP (Good Manufacturing Practice) dan uji tes SGS. Pesan sekarang Juga!!!
sikkahoder.blogspot
ABE CELL
(Jamu Tetes)Mengatasi diabetes, hypertensi, kanker payudara, mengurangi resiko stroke, meningkatkan fungsi otak, dll.
sikkahoder.blogspot
MASKER JERAWAT
Theraskin Acne Mask (Masker bentuk pasta untuk kulit berjerawat). Untuk membantu mengeringkan jerawat.
sikkahoder.blogspot
ADHA EKONOMIS
Melindungi kulit terhadap efek buruk sinar matahari, menjadikan kulit tampak lenih cerah dan menyamarkan noda hitam di wajah.
sikkahoder.blogspot
BIO GLOKUL
Khusus dari tanaman obat pilihan untuk penderita kencing manis (Diabetes) sehingga dapat membantu menstabilkan gula darah
sikkahoder.blogspot


ADVERTISE HERE Ads by Sikkahoder
Body Whitening
Mengandung vit C+E, AHA, Pelembab, SPF 30, Fragrance, n Solk Protein yang memutihkan kulit secara bertahap dan PERMANEN!!
Sikkahoder.blogspot
PENYEDOT KOMEDO
Dengan alat ini, tidak perlu lg memencet hidung, atau bagian wajah lainnya untuk mengeluarkan komedo.
Sikkahoder.blogspot
Obat Keputihan
Crystal-X adalah produk dari bahan-bahan alami yang mengandung Sulfur, Antiseptik, Minyak Vinieill. Membersihkan alat reproduksi wanita hingga kedalam.
Sikkahoder.blogspot
DAWASIR
Obat herbal yang diramu khusus bagi penderita Wasir (Ambeien), juga bermanfaat untuk melancarkan buang air besar dan mengurangi peradangan pada pembuluh darah anus
Sikkahoder.blogspot
TERMOMETER DIGITAL
Termometer digital dengan suara Beep. Mudah digunakan, gampang dibaca dengan display LCD dan suara beep ketika selesai mendeteksi suhu.
Sikkahoder.blogspot


ADVERTISE HERE Ads by Sikkahoder